“Kami berharap Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga dapat menyerap hasil produksi gas secara optimal, termasuk dari WK Wain, sehingga dapat mendukung target lifting dan penerimaan negara tahun 2026. Kami juga berharap seluruh proses operasional dan upaya yang dijalankan bersama operator, dalam hal ini Indo Sino Oil and Gas, dapat berjalan lancar dan terealisasi dengan baik melalui dukungan seluruh pihak,” kata Desti.
Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas Bumi dilakukan oleh Erwin Suryadi, dan Direktur dan General Manager ISOG, Tang Zhongfu. Prosesi penandatanganan turut disaksikan oleh Desti Melani, Kepala Divisi Komersialisasi Minyak dan Gas Bumi SKK Migas Ufo Budiarius Anwar, Kepala Departemen Komersialisasi Gas Bumi SKK Migas Selvi, serta Buddy Beer selaku President and General Manager Pandawa Prima Lestari sebagai mitra ISOG.
Baca Juga:
Skandal Minyak Pertamina Rugikan Negara Rp69 Triliun, Eks Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun
Pertamina Patra Niaga dan Indo Sino Oil and Gas juga membuka peluang pengembangan kerja sama lanjutan untuk pemanfaatan potensi gas dari Lapangan Mentawir bagi kebutuhan Refinery Unit V Balikpapan dan RDMP Balikpapan.
Melalui langkah ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui pengelolaan pasokan energi yang terintegrasi dan berkelanjutan.
[Redaktur: Hotbert Purba]