PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan memfasilitasi pengembangan kebun tembakau negeri seluas 1 hektare yang dikelola empat kelompok tani.
Langkah ini menjadi komitmen Pemkab dalam menjaga keberlanjutan budidaya tembakau lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Baca Juga:
Rancangan Aturan Kemasan Rokok Kemenkes, 6.000 Pekerja Tembakau Kirim Surat Penolakan
Program pemberdayaan petani tembakau ini tidak hanya fokus pada peningkatan produksi. Program ini juga menjadi langkah strategis melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal masyarakat Fakfak.
Tembakau negeri telah lama dikenal sebagai bagian dari kehidupan sosial dan adat masyarakat setempat.
Dinas Perkebunan menyediakan sarana produksi, pendampingan teknis, serta penguatan kelembagaan petani. Dengan dukungan tersebut, budidaya tembakau lokal diharapkan berkembang berkelanjutan dan memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.
Baca Juga:
Delapan Ironi Persoalan Tembakau di Indonesia
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak menyampaikan pengembangan kebun tembakau ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
“Selain menjaga keberadaan tembakau negeri sebagai komoditas khas daerah, program ini juga diharapkan mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan petani di kampung-kampung penghasil tembakau,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, pengembangan kebun tembakau 1 hektare ini menjadi langkah awal memperkuat eksistensi tembakau negeri. Komoditas ini diharapkan tetap bernilai budaya, bernilai ekonomi, dan menjadi kebanggaan masyarakat Fakfak.
Pemkab Fakfak terus mendorong pemberdayaan petani berbasis komoditas unggulan lokal agar memberi dampak langsung pada peningkatan ekonomi dan pelestarian budaya daerah.
[Redaktur: Hotbert Purba]