PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi tetap terjaga selama periode Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, bahan bakar berkualitas seperti Pertamax Series menjadi pilihan utama dan mencatat kenaikan konsumsi yang signifikan.
Berdasarkan data monitoring periode 9 hingga 26 Maret 2026, konsumsi BBM jenis gasoline meningkat rata-rata sekitar 16,0% dibandingkan rata-rata konsumsi normal harian pada Januari 2026. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya penggunaan Pertamax Series, seiring kebutuhan masyarakat akan performa kendaraan yang lebih optimal untuk perjalanan jarak jauh.
Baca Juga:
Masyarakat Gunungsitoli Jangan Panik! Wali Kota Sowa'a Laoli Pastikan Stok BBM Aman
Rata-rata konsumsi harian Pertamax (RON 92) tercatat meningkat sekitar 33,9%, serta Pertamax Turbo, yang diperuntukkan bagi kendaraan dengan performa tinggi, mengalami peningkatan rata-rata konsumsi harian sebesar 33,7%.
Sementara itu, produk ramah lingkungan, Pertamax Green mencatat kenaikan rata-rata konsumsi harian tertinggi hingga 95,8% dibandingkan rata-rata normal. Hal ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.
Puncak konsumsi BBM jenis gasoline terjadi pada 19 Maret 2026 dengan kenaikan mencapai 37,8% dibandingkan normal. Sementara pada arus balik, peningkatan konsumsi mencapai 20,1% pada 26 Maret 2026.
Baca Juga:
BBM RI Masih Aman Saat Dunia Bergejolak, Negara Tetangga Sudah Naik
Sementara untuk produk Gasoil, tren konsumsi positif juga terjadi pada rata-rata konsumsi harian Pertamina Dex yang naik 27,4% dibandingkan normal dan Dexlite yang naik 4,9% dibandingkan normal.
Selain itu, peningkatan juga terjadi pada konsumsi LPG sebesar 8,6% serta avtur sebesar 4,0%, seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga dan transportasi udara selama periode libur lebaran. Bahkan, untuk avtur, puncak konsumsi terjadi pada arus balik pada 25 Maret 2026 yaitu dengan kenaikan hingga 22,1% dibandingkan normal.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menyampaikan bahwa peningkatan konsumsi BBM berkualitas ini sejalan dengan tren perjalanan jarak jauh masyarakat yang membutuhkan performa kendaraan lebih optimal.