Wahananews-Papua Barat | Kasus meninggal Kepala Kampung Dibera, Distrik Dataran Isim, Alfius Iba (AI) yang diklaim pihak keluarga akibat dampak dari pasca menerima vaksin COVID-19, menyebabkan sejumlah warga memblokade Jalan Trans Manokwari - Bintuni di Kampung Sabri, Distrik Ransiki tadi siang.
Meninggalnya AI diklaim keluarga akibat dampak pasca menerima vaksin Covid - 19, sehingga terjadi pengerusakan kantor Bupati Manokwari Selatan.
Baca Juga:
Komisi III DPR Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Keluarga Korban Iptu Tomi Samuel Marbun, Ini Kesimpulannya
Dampak dari kejadian tersebut telah terjadi reaksi dari masyarakat terkait kematian korban dikaitkan dengan vaksinasi.
Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi, S.IK. MH kepada Wahananews, Kamis (16/12).
Massa melakukan penyerangan kepada aparat dan melakukan pengrusakan kantor Bupati, kata Kabid Humas.
Baca Juga:
Aksi Premanisme di SMK Kehutanan Negeri Manokwari, Advokat Desak Gubernur dan Kapolda Papua Barat Lakukan Inspeksi
Juga pengrusakan fasilitas kantor di lokasi pendopo tempat vaksinasi, kaca kantor bupati, Polsek Ransiki, puskesmas Ransiki, mobil dan motor polisi juga dirusak.
Menindaklanjuti kejadian tersebut Polres Manokwari Selatan dibackup Brimob dan anggota Polda Papua Barat melakukan pengamanan serta negosiasi agar tidak melakukan tindakan anarkis serta melakukan koordinasi dengan Pemkab Manokwari Selatan.
Pihak kepolisian berserta instasi terkait akan mendalami penyebab kematian, apa karena vaksinasi atau bukan, terang Kabid Humas.