PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Fakfak - Politeknik Negeri Fakfak menginformasikan kepada seluruh mahasiswa bahwa pendaftaran Beasiswa Pertamina Sobat Bumi (Sobi) 2026 resmi dibuka di Fakfak, Senin (04/05).
Program beasiswa ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi sekaligus membentuk generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga:
Pengembangan Sumur TMB-028 di Muara Enim Berhasil, Suntikan Baru untuk Produksi PEP Limau Field
Beasiswa Pertamina Sobi ini memberikan berbagai manfaat bagi penerima, di antaranya bantuan biaya pendidikan (UKT/SPP), bantuan biaya hidup, serta kesempatan mengikuti program pengembangan diri seperti Green Initiative Program dan Capacity & Character Building.
Program tersebut mencakup kegiatan sosial dan lingkungan seperti Aksi Sobat Bumi, Desa Energi Berdikari, serta keterlibatan dalam Pertamina Volunteer.
Adapun kriteria umum penerima beasiswa meliputi:
Baca Juga:
Pertamina Resmi Naik Harga BBM Non Subsidi, Berlaku 4 Mei 2026
• Warga Negara Indonesia (WNI)
• Mahasiswa aktif di perguruan tinggi mitra
• Mahasiswa S1 minimal semester 2 dan maksimal semester 6, serta mahasiswa D3 semester 2–4 dengan IPK minimal 3,00
• Tidak sedang menerima beasiswa lain pada periode Januari–Desember 2026
• Tidak pernah terlibat dalam penyalahgunaan narkoba atau tindakan melanggar hukum
• Aktif dalam kegiatan organisasi atau sosial
• Melampirkan motivation letter
• Memiliki kemampuan bahasa asing (nilai TOEFL/IELTS menjadi nilai tambah)
• Menyusun karya tulis dengan tema “Aksi Nyata Sebarkan Energi Baik untuk Bumi Lestari”
• Mahasiswa dari wilayah operasi Pertamina Group menjadi prioritas
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi: www.pertaminafoundation.org
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Center (WhatsApp only): 0811-1441-211
Batas akhir pendaftaran ditetapkan pada 31 Mei 2026.
Melalui program ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi, serta mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan.
[Redaktur: Hotbert Purba]