PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Manokwari - Polda Papua Barat melalui Bidang Hubungan Masyarakat Bidhumas menggelar Podcast Humas Polda Papua Barat dengan tema "Siaga El Niño: Menghadapi Ancaman Kekeringan dan Risiko Lingkungan di Papua Barat", Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini menghadirkan para pemangku kepentingan sebagai narasumber guna memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak fenomena El Niño.
Baca Juga:
El Nino Kuat Mengancam, BMKG Tetapkan 6 Provinsi Rawan Kebakaran Hutan
Hadir sebagai narasumber Kepala Kantor SAR Manokwari Yefri Sabarudin, S.P., M.A.P., Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Papua Barat Sony Hartono, S.Si., serta Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat. Jimmy W. Susanto, S.Hut., M.P.
Imbauan BMKG: Hemat Air dan Ikuti Informasi Resmi
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Papua Barat Sony Hartono mengimbau masyarakat agar menjaga kesehatan, menggunakan air secara bijak, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kekeringan akibat El Niño.
Baca Juga:
Pemkab Bogor Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Bendungan Cijurey, Target Selesai Akhir 2027
Ia juga mengajak masyarakat mengikuti perkembangan informasi El Niño dan musim kemarau melalui kanal resmi BMKG serta Podcast Humas Polda Papua Barat agar memperoleh informasi cuaca dan iklim yang akurat, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
Dinas Kehutanan : Jangan Buka Lahan dengan Bakar
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Jimmy W. Susanto mengajak masyarakat lebih bijak dalam beraktivitas selama musim kemarau.
Ia menegaskan pentingnya tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada lingkungan, kesehatan, dan keselamatan masyarakat.
Masyarakat juga diimbau menghindari aktivitas di kawasan hutan yang berpotensi menimbulkan api dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan melalui pencegahan kebakaran sejak dini.
SAR: Kebakaran Hutan Ancam Keselamatan
Kepala Kantor SAR Manokwari Yefri Sabarudin mengajak masyarakat turut menjaga kelestarian hutan dengan tidak melakukan tindakan yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
Menurutnya, kebakaran hutan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan masyarakat dan menimbulkan kondisi darurat yang membutuhkan operasi pencarian dan pertolongan.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi Kantor SAR Manokwari apabila terjadi keadaan darurat. Seluruh layanan pencarian dan pertolongan Basarnas tidak dipungut biaya.
Edukasi Lewat Media Digital
Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Triyadi Kuncahyo, A.Md., S.E. mengatakan podcast ini merupakan upaya Polda Papua Barat memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat melalui media digital dengan menghadirkan narasumber yang kompeten.
"Melalui Podcast Humas Polda Papua Barat, kami ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa menghadapi El Niño bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan memahami potensi risikonya dan mengikuti imbauan dari instansi terkait, diharapkan kita dapat meminimalkan dampak kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan di Papua Barat," ujar Triyadi.
Polda Papua Barat berharap sinergi antara Polri, BMKG, Basarnas, Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat. Edukasi berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan lestari selama musim kemarau.
[Redaktur: Hotbert Purba]