PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Sorong - Kepolisian daerah (Polda) Papua Barat Daya telah mengamankan 12 orang terduga pelaku penyerangan terhadap empat Tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya.
Pelaksana tugas (Plt) Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare dalam keterangan resmi di Mapolda, Sorong, Kamis (19/3/2026) menyebutkan para terduga pelaku masing-masing TY (28), LY (57), SY (19), AY(44) Kepala Kampung Banfot, MY(29) Kepala Kampung Bamusbama, serta BY, AY, TY, WY (49) PNS. PY (49), YJ.
Baca Juga:
Kapolda Papua Jenguk Korban Penyerangan dan Pembakaran yang Terjadi di Kabupaten Yahukimo
Penanganan kasus ini masih terus dikembangkan guna mengungkap peran masing-masing pihak yang terlibat.
Dari hasil penindakan, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa tujuh unit senapan angin, tujuh bilah parang, serta barang bukti lain yang saat ini masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.
Pasca penangkapan, aparat gabungan TNI–Polri juga melakukan penyisiran di wilayah Distrik Bamusbama untuk memastikan situasi keamanan tetap terkendali dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.
Baca Juga:
TPNPB-OPM Ungkap Alasan Eksekusi 6 Guru dan Tenaga Medis di Papua
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Junov Siregar, mengatakan bahwa seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik mendalami kemungkinan keterlibatan serta peran masing-masing dalam peristiwa tersebut.
Saat disinggung mengenai dugaan keterkaitan para pelaku dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau gerakan separatis, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman lebih lanjut.
Proses pemeriksaan masih berlangsung. Status mereka saat ini masih sebagai saksi. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” ujar Kombes Junov Siregar.
Para terduga pelaku berpotensi dijerat dengan pasal terkait pengeroyokan dan pembunuhan berencana sesuai ketentuan hukum yang berlaku, apabila unsur pidana terpenuhi.
Sementara itu, kondisi keamanan di Kabupaten Tambrauw dilaporkan tetap aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan normal, meskipun aparat gabungan masih disiagakan di sepanjang jalur Sorong–Tambrauw sebagai langkah antisipasi.
[Redaktur: Sandy]